(0362) 24754
dap@bulelengkab.go.id
Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah

DAPD HADIR DALAM KEGIATAN WORKSHOP PERPUSTAKAAN

Admin dap | 30 Juli 2026 | 16 kali

Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buleleng berpartisipasi dalam Workshop Pengelolaan Perpustakaan Lingkup Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Amir Machmud Kementerian Dalam Negeri pada tanggal 29–31 Juli 2026 di Orchardz Jayakarta Hotel, Jakarta Pusat.

Pada kegiatan tersebut, Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buleleng diwakili oleh Kadek Duwika, S.E., M.M., Staf Penata Layanan Operasional Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Budaya Baca. Workshop diikuti oleh para pengelola perpustakaan di lingkungan Kementerian Dalam Negeri serta pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota dari seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola perpustakaan yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi yang disampaikan oleh narasumber dari kalangan praktisi, akademisi, dan pakar kebijakan publik. Narasumber tersebut meliputi Irhamni Ali, Data Science Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, yang membahas pemanfaatan data dalam pengambilan keputusan dan pengembangan layanan perpustakaan berbasis bukti (evidence-based library); Wien Muldian, Founder Baca di Tebet, yang berbagi pengalaman mengenai inovasi layanan perpustakaan dan penguatan budaya baca melalui pendekatan komunitas; Handoko Widagdo, Wakil Direktur Inovasi, yang memaparkan strategi membangun budaya inovasi dalam pengelolaan perpustakaan; Sawung Anggoro dari Universitas Negeri Jakarta, yang menyampaikan materi mengenai pengembangan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran dan literasi di era digital; serta Novel Abdul Gofur, Konsultan Kebijakan Publik, yang menjelaskan pentingnya tata kelola kelembagaan, penyusunan kebijakan, serta penguatan kolaborasi dalam pengembangan perpustakaan pemerintah.

Selain sesi pemaparan materi, workshop juga diisi dengan diskusi interaktif, studi kasus, dan berbagi praktik baik (best practices) antarpeserta mengenai inovasi layanan perpustakaan di berbagai daerah. Melalui forum tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk bertukar pengalaman, memperluas jejaring profesional, serta merumuskan berbagai strategi yang dapat diterapkan di daerah masing-masing.

Materi yang disampaikan para narasumber sangat relevan dengan kebutuhan pengembangan perpustakaan saat ini, terutama dalam menghadapi transformasi digital, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan budaya literasi masyarakat. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan untuk meningkatkan mutu layanan perpustakaan di Kabupaten Buleleng.

Sementara itu, Kadek Duwika, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan banyak inspirasi dalam pengembangan perpustakaan daerah karena dapat memperkaya wawasan kami mengenai pengelolaan perpustakaan modern yang berbasis data, inovasi, dan kolaborasi. Berbagai praktik baik yang dipaparkan oleh narasumber maupun peserta dari berbagai daerah menjadi referensi yang sangat bermanfaat untuk diterapkan dalam pengembangan perpustakaan di Kabupaten Buleleng. 

Hasil workshop akan menjadi bahan tindak lanjut bagi Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buleleng, khususnya Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Budaya Baca, dalam memperkuat tata kelola perpustakaan, meningkatkan kompetensi pengelola perpustakaan, mengembangkan layanan berbasis teknologi informasi, serta mendorong terciptanya perpustakaan yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan. Melalui partisipasi dalam workshop ini, Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buleleng menegaskan komitmennya untuk terus mendukung transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat, pusat literasi, dan ruang kolaborasi masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Buleleng yang cerdas, berbudaya baca, dan berdaya saing.