(0362) 24754
dap@bulelengkab.go.id
Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah

DAPD PERKUAT TATA KELOLA PERPUSTAKAAN SEKOLAH DAN DESA DI TEJAKULA

Admin dap | 12 Januari 2026 | 31 kali

BULELENG – Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Kabupaten Buleleng tunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan. Melalui Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Budaya Baca, DAPD melaksanakan kegiatan Pembinaan Perpustakaan Sekolah dan Desa yang berlangsung pada Senin (12/1).

Kegiatan pembinaan kali ini menyasar 3 lokasi, yakni Perpustakaan SD Negeri 1 Julah, SMP Negeri 4 Tejakula, serta Perpustakaan Desa Sembiran. Pembinaan ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola perpustakaan sekaligus mendorong peningkatan budaya baca di lingkungan sekolah dan masyarakat desa.

Dari hasil pembinaan, diketahui bahwa perpustakaan sekolah yang dikunjungi telah memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) dan juga telah terakreditasi. Lain halnya dengan Perpustakaan Desa Sembiran yang masih dalam proses menuju pemenuhan persyaratan tersebut.

Selain itu, 3 perpustakaan, baik sekolah maupun desa, telah memiliki pengelola perpustakaan. Bahkan, sebagian pengelola telah mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) kepustakawanan, yang menjadi modal penting dalam pengelolaan perpustakaan secara profesional.

Dalam hal pemanfaatan teknologi, seluruh perpustakaan sekolah sudah menggunakan aplikasi perpustakaan untuk mendukung layanan dan administrasi. Namun, perpustakaan desa masih memerlukan pendampingan lebih lanjut karena belum menerapkan sistem aplikasi. Meski demikian, sebagian koleksi buku yang dimiliki, baik di perpustakaan sekolah maupun desa, telah diklasifikasikan sesuai standar. Pembinaan juga menunjukkan bahwa seluruh perpustakaan yang menjadi sasaran kegiatan telah memiliki administrasi dasar yang lengkap, meliputi buku inventaris, buku anggota, buku pengunjung, serta buku peminjaman. Melalui kegiatan ini, DAPD Kabupaten Buleleng berharap pembinaan yang berkelanjutan dapat mendorong peningkatan kualitas pengelolaan perpustakaan, sehingga perpustakaan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi juga pusat belajar dan penggerak literasi bagi pelajar dan masyarakat luas.